Monday, 22 Safar 1441 / 21 October 2019

Monday, 22 Safar 1441 / 21 October 2019

Di Cina, MUI: Agama Harus Terbebas dari Ruang Publik

Rabu 27 Feb 2019 12:14 WIB

Rep: Havid Al Vizki/ Red: Sadly Rachman

Kegiatan ibadah Shalat di Masjid Jiamai, Kota Hotan, Xinjiang

Foto: Republika/Bayu Hermawan
EMBED
Simbol-simbol agama tidak diperbolehkan berada di ruang publik Cina.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri Majelis Ulama Indonesia (MUI), Muhyiddin Junaidi mengatakan agama tidak diperbolehkan berada di ruang publik Cina. Hal itu tentu sangat berbeda dengan Indonesia.

Muhyiddin mengatakan, simbol-simbol agama tidak diperbolehkan berada di ruang publik. Hal itu dikarenakan agama hanya diperkenankan mengatur urusan privasi seseorang.

Ia menambahkan, terkait hal tersebut maka menggunakan jilbab dan shalat di ruang publik tidak diperbolehkan. Hal itu dilarang oleh konstitusi negara tersebut.

Berikut video lengkapnya.

 

 

Videografer: Havid Al Vizki, Bayu Hermawan | Video Editor: Fian Firatmaja

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA