Saturday, 20 Safar 1441 / 19 October 2019

Saturday, 20 Safar 1441 / 19 October 2019

'Pidato Jokowi Sebuah Lompatan Besar dalam Sejarah'

Kamis 23 Apr 2015 19:14 WIB

Rep: Fian Firatmaja/ Red: Sadly Rachman

Tinjau Persiapan KAA: Presiden RI Jokowi tinjau persiapan Konferensi Asia Afrika (KAA) di kawasan Gedung Merdeka dan Alun-alun, Jl Asia Afrika, Kota Bandung, Kamis (16/4).

Foto: Republika/Edi Yusuf
EMBED

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pengamat politik Bony Hargens menilai pidato Joko Widodo di Konferensi Asia Afrika sebagai sebuah lompatan besar dalam sejarah Indonesia. Menurut dia, hal tersebut membuktikan Indonesia bukanlah kaki tangan asing seperti yang banyak tuduhkan banyak pihak.

Ia menjelaskan, semenjak kepemimpinan Soekarno usai Indonesia kerap dicap sebagai perpanjangan tangan dari kekuatan asing. Apa yang dilakukan Jokowi kemarin adalah sebuah hal baru di Asia semenjak kepemimpinan Soekarno. Bahkan Ia menyandingkan Jokowi sebagai Soekarno di abad ke-21.

Pidato Jokowi sendiri pada kesempatan itu memaparkan betapa semakin adanya kesenjangan antara utara (negara maju) dan selatan (negara berkembang). Selain itu Jokowi meminta ada reformasi di tubuh PBB yang dinilai semakin tak berdaya. IMF dan World Bank yang dianggap sebagai solusi global, dalam pidatonya kemarin Jokowi anggap sebagai sebuah pandangan usang. Tak lupa Jokowi mengajak negara-negara lain bersatu mendukung kemerdekaan Palestina.

 

 

Videografer: Fian Firatmaja
Video Editor: Casilda Amilah

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA