Sunday, 12 Jumadil Akhir 1440 / 17 February 2019

Sunday, 12 Jumadil Akhir 1440 / 17 February 2019

Dampak Negatif Kenaikan Tarif Ojek Daring

Senin 11 Feb 2019 20:53 WIB

Rep: Pina Darayani (MGvideo)/ Red: Sadly Rachman

Ketua Tim Peneliti Research Institute Of Socio-Economics Development (RISED), Rumayya Batubara

Foto: Republika TV/Pina Darayani
EMBED
RISED menilai tarif ojek daring saat ini sudah sesuai.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Terkait rencana pemerintah menaikan tarif ojek daring, Ketua Tim Peneliti Research Institute Of Socio-Economics Development (RISED), Rumayya Batubara, angkat bicara. Menurutnya, tarif yang ada saat ini sudah sesuai.

Dari hasil survei responden pengguna ojek daring, 45,83% menyatakan tarif saat ini sudah sesuai. Terdapat 28% responden mengatakan tarif ojek daring yang mahal. Masyarakat juga masih banyak yang enggan mengeluarkan uang tambahan dalam menggunakan ojek daring.

Ia menambahkan, jika terjadi kenaikan tarif pada ojek daring, pengguna kendaraan pribadi semakin meningkat dan berdampak pada kemacetan.

Berikut video lengkapnya.

 

 

  • Videografer:
  • Pina Darayani
  • Video Editor:
  • Fian Firatmaja

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA