Tuesday, 24 Jumadil Akhir 1441 / 18 February 2020

Tuesday, 24 Jumadil Akhir 1441 / 18 February 2020

Menanamkan Budi Pekerti Anak Lewat Wayang

Rabu 12 Feb 2020 08:49 WIB

Rep: Muhammad Rizki Triyana/ Red: Sadly Rachman

Pemilik Sanggar Nirmalasari, Ki Asman Budi Prayitno

Foto: Republika TV/Muhammad Rizki Triyana
EMBED
Wayang pun bisa menjadi terapi kesehatan bagi anak.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sanggar Nirmalasari merupakan salah satu wadah mengekspresikan minat anak terhadap dunia perwayangan. Berdiri sejak 1987, tempat ini telah melahirkan dalang cilik yang terkenal dalam festival pertunjukan wayang.

Dari tempat ini, para dalang cilik mengasah kemampuan mereka untuk memahami cerita perjalanan para karakter wayang. Khususnya wayang kulit purwajawa.

Ki Asman Budi Prayitno sebagai pemilik sanggar mengaku komunitas ini adalah wujud kecintaanya dalam melestarikan warisan budaya Indonesia. Selain mengajarkan anak menjadi dalang ternyata Ki Asman pun menuahkan pelajaran nilai budi pekerti terhadap anak melalui wayang. 

Meski terbilang sulit dalam proses pengajaranya, semua terbayarkan dengan banyaknya prestasi yang di raih sanggar tersebut. Menurut Ki Asman, menjadi seorang dalang tak cukup hanya memainkan wayang saja. Namun, dalang pun harus memahami tempo instrumen gamelannya.

Bicara soal budaya, sanggar ini menjadi salah satu wujud nyata pelestariannya. Hal menarik lainya, wayang tak sekadar seni dan budaya. Namun, wayang bisa menjadi terapi kesehatan bagi anak.

Berikut video lengkapnya.

 

 

Videografer | Muhammad Rizki Triyana

Video Editor | Fakhtar Khairon Lubis

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA