Sunday, 5 Sya'ban 1441 / 29 March 2020

Sunday, 5 Sya'ban 1441 / 29 March 2020

Kerajaan Fiktif Mengarang Sejarah

Selasa 21 Jan 2020 21:46 WIB

Rep: Havid Al Vizki/ Red: Sadly Rachman

Pakar Budaya Kerajaan Nusantara Universitas Indonesia (UI), Profesor Agus Aris Munandar

Foto: Republika TV/Havid Al Vizki
EMBED
Sejumlah kerajaan baru bermunculan di Indonesia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sejumlah kerajaan baru bermunculan di Indonesia seperti Kerajaan Djipang di Blora, Keraton Agung Sejagat di Purworejo, dan Kerajaan Sunda Empire di Jawa Barat. Pakar Budaya Kerajaan Nusantara Universitas Indonesia (UI), Profesor Agus Aris Munandar berpendapat kemunculan kerajaan-kerajaan fiktif seperti itu bisa dilihat dari berbagai aspek.

Agus mengatakan, jika dilihat dari historisnya, kerajaan fiktif tersebut sudah mengarang sejarah. Dan, alasan menggunakan sejarah yakni sebagai pembenaran kepada masyarakat.

Selain itu, jika dilihat dari tindak pidana, menurut dia, pihak kepolisian sudah menyatakan bahwa kerajaan fiktif telah melakukan pengutipan dana. Menurutnya, jika kerajaan tersebut hanya untuk melestarikan kebudayaan tentu sah-sah saja. Namun, jika sudah melakukan pengutipan dana hal itu termasuk dalam tindak pidana penipuan.

Berikut video lengkapnya.

 

 

Videografer | Havid Al Vizki

Video Editor | Fian Firatmaja

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA