Tuesday, 24 Jumadil Akhir 1441 / 18 February 2020

Tuesday, 24 Jumadil Akhir 1441 / 18 February 2020

Kerusan Alam Dinilai Penyebab Banjir Bandang Lebak Banten

Kamis 16 Jan 2020 20:23 WIB

Rep: Surya Dinata/ Red: Sadly Rachman

Kondisi terkini kompleks Pondok Pesantren La Tansa, Lebak, Banten, pasca banjir bandang, Rabu (15/1).

Foto: Republika/Prayogi
EMBED
Banjir bandang menghancurkan bangunan yang ada di Pesantren La Tansa.

REPUBLIKA.CO.ID, LEBAK BANTEN -- Banjir bandang yang menerjang di wilayah Lebak Banten menghancurkan bangunan yang ada di Pesantren La Tansa, Desa Banjar Irigasi, Kecamatan Lebak Gedong, Banten. 

Banjir bandang yang berasal dari sungai Ciberang itu membawa bongkahan kayu dan material pasir sehingga membuat asrama santri dan gedung tempat belajar hancur. Penambangan liar yang ada di Taman Nasional Gunung Halimun menjadi salah satu penyebab terjadinya bencana Banjir dan Tanah Longsor.

Atas peristiwa itu, musisi dan personel Band Wali, Aan Kurnia (Apoy) mengingatkan untuk menjaga kelestarian alam. Dan juga tidak merusak alam, apalagi bila pada  akhirnya bisa berdampak pada terjadinya banjir.

Senada dengan Apoy, Pimpinan Pondok Pesantren La Tansa, KH Adrian Mafatihullah Kariem mengatakan, agar sama-sama menjaga kelestarian alam.

Berikut video lengkapnya.

 

 

Videografer | Surya Dinata

Video Editor | Fian Firatmaja

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA