Wednesday, 4 Syawwal 1441 / 27 May 2020

Wednesday, 4 Syawwal 1441 / 27 May 2020

Menekan Angka Stunting, Bulog Hadirkan Beras Bervitamin

Ahad 15 Dec 2019 03:05 WIB

Rep: Havid Al Vizki/ Red: Sadly Rachman

Direktur Pengembangan Bisnis dan Industri Perum Bulog, Imam Subowo

Foto: Republika TV/Havid Al Vizki
EMBED
Upaya menekan angka stunting di daerah dan masyarakat kurang mampu.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Upaya menekan angka stunting di daerah dan masyarakat kurang mampu, Perum Bulog akan memproduksi beras bervitamin atau beras fortifikasi.

Menurut Direktur Pengembangan Bisnis dan Industri Perum Bulog, Imam Subowo, Perum Bulog akan menyalurkan minimal 10 persen beras fortifikasi dalam program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Jika dibutuhkan 10 hingga 20 persen dari BPNT, maka menurut Imam akan disediakan 300 ribu ton beras fortifikasi. Ia pun tegaskan Perum Bulog siap memproduksi beras fortifikasi tersebut.

Ia menambahkan, untuk memproduksi dengan jumlah yang banyak tentunya Perum Bulog harus menambah mesin mixer untuk membuat beras fortifikasi. Ia pun berharap agar seluruh provinsi di Indonesia memiliki mesin mixer tersebut, sehingga mampu membantu menekan angka stunting.

Berikut video lengkapnya.

 

Videografer | Havid Al Vizki

Video Editor | Fian Firatmaja

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA