Jumat, 16 Rabiul Akhir 1441 / 13 Desember 2019

Jumat, 16 Rabiul Akhir 1441 / 13 Desember 2019

Warga Muslim Myanmar Lebih Memilih Berobat di RS Indonesia

Ahad 01 Des 2019 22:36 WIB

Rep: Havid Al Vizki/ Red: Sadly Rachman

Side Manager Pembangunan Rumah Sakit Indonesia di Myanmar, Nur Ikhwan Abadi.

Foto: Republika TV/Havid Al Vizki
EMBED
Masyarakat Muslim Myanmar hanya bisa berobat di rumah sakit Indonesia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Side Manager Pembangunan Rumah Sakit Indonesia di Myanmar, Nur Ikhwan Abadi, menyatakan, rumah sakit Indonesia menjadi satu-satunya rumah sakit yang menerima masyarakat Muslim. Menurut dia, masyarakat lebih memilih rumah sakit di Indonesia daripada rumah sakit yang lain, walaupun harus menempuh jarak jauh.

Nur Ikhwan mengatakan, ada rumah sakit yang di dekat permukiman masyarakat, tapi warga Muslim tidak mendapatkan izin berobat di sana. Terkait itu, sejauh apa pun jaraknya, masyarakat Muslim pasti akan berobat di rumah sakit Indonesia. Selain itu, masyarakat harus menyewa kendaraan dan membayar perizinan melintas agar bisa berobat di rumah sakit Indonesia.

Ia berharap, setelah rumah sakit Indonesia sudah beroperasional secara baik, pastinya tidak ada hal-hal yang membuat sulit masyarakat Muslim berobat.

Berikut video lengkapnya.

 

 

Videografer | Havid Al Vizki

Video Editor | Fian Firatmaja

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA