Friday, 16 Rabiul Akhir 1441 / 13 December 2019

Friday, 16 Rabiul Akhir 1441 / 13 December 2019

CPNS Terpapar Radikalisme tidak Diluluskan

Senin 11 Nov 2019 20:33 WIB

Rep: Havid Al Vizki/ Red: Sadly Rachman

Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis) Kemenag, Kamaruddin Amin

Foto: Republika TV/Havid Al Vizki
EMBED
CPNS yang berpotensi radikalisme tidak akan diluluskan ketika proses wawancara.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Kementerian Agama (Kemenag) menegaskan peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang memiliki sifat dan paham radikalisme tidak akan diloloskan. Menurut Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis) Kemenag, Kamaruddin Amin, peserta CPNS yang berpotensi radikalisme tidak akan diluluskan ketika proses wawancara.

Ia mengatakan, proses wawancara yang dilakukan guna menyaring peserta CPNS yang terpapar radikalisme sudah dilakukan sejak tahun lalu. Kamiruddin tegaskan hal tersebut sudah menjadi keputusan panitia pusat.

Sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), harus mendukung adanya pancasila serta nilai-nilainya. Selain itu, ia menambahkan, konstitusi bangsa sudah seharusnya menjadi kesepakatan setiap warga negara Indonesia.

Berikut video lengkapnya.

 

 

Videografer | Havid Al Vizki

Video Editor | Fian Firatmaja

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA