Sunday, 17 Zulhijjah 1440 / 18 August 2019

Sunday, 17 Zulhijjah 1440 / 18 August 2019

Ubah Gaya Hidup Styrofoam dengan Besek Bambu

Ahad 21 Jul 2019 10:51 WIB

Rep: Muhamad Rifani Wibisono/ Red: Sadly Rachman

Manager Program Yayasan KEHATI, Basuki Rahmad

Foto: Republika TV/Muhamad Rifani Wibisono
EMBED
Bambu di Indonesia 10 kali lebih tinggi dan 20 kali lebih banyak dari China.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Manager Program Yayasan KEHATI, Basuki Rahmad mengatakan kekayaan bambu sangat luar biasa di Indonesia, sekaligus bisa menjadi solusi menurunkan limbah. Menurut dia, mengubah gaya hidup dari styrofoam dengan besek bambu, tentu menimbulkan efek dahsyat dari segi lingkungan dan ekonomi.

Rahmad menjelaskan pertumbuhan bambu di Indonesia 10 kali lebih tinggi dan 20 kali lebih banyak dari China. Ketika besek berbahan bambu terealisasi di kawasan Jakarta maka akan tercipta ekonomi kerakyatan.

Dia juga mengharapkan pemerintah memberi dukungan penggunaan besek bambu. Semisal melakukan subsidi pembayaran pajak 5%.

Berikut video lengkapnya.

 

 

Videografer | Muhamad Rifani Wibisono     Video Editor | Fian Firatmaja

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA