Wednesday, 14 Rabiul Akhir 1441 / 11 December 2019

Wednesday, 14 Rabiul Akhir 1441 / 11 December 2019

Umrah Digital, Tantangan Baru Biro Travel Konvensional

Kamis 18 Jul 2019 05:52 WIB

Rep: Havid Al Vizki/ Red: Sadly Rachman

Ketua Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI), Cholil Nafis

Foto: Republika TV/Havid Al Vizki
EMBED
umrah digital atau biro travel konvensional, yang terpenting adalah bisa berlaku adil

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Ketua Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI), Cholil Nafis menilai umrah digital akan menjadi tantangan baru bagi biro travel konvensional. Menurutnya, di zaman yang serba digital pastinya akan ada perubahan.

Umrah digital yang digagas Kementerian komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menurutnya bisa memberikan manfaat, Cholil mengatakan semuanya pasti akan bersaing. Namun, dalam Islam yang dinilai adalah manfaatnya.

Cholil menegaskan, umrah digital atau melalui biro travel konvensional, yang terpenting adalah bisa berlaku adil. Selama tidak mengambil hak orang lain hal itu masih sah dalam islam.

Seperti yang diwartakan sebelumnya, Kesatuan Tour Travel Haji Umrah Republic Indonesia (Kesthuri) menilai umrah digital akan menjadi tantangan baru bagi para penyelenggara perjalanan ibadah haji dan umrah.

Berikut video lengkapnya.

 

 

Videografer | Havid Al Vizki     Video Editor | Fian Firatmaja

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA