Friday, 18 Rabiul Awwal 1441 / 15 November 2019

Friday, 18 Rabiul Awwal 1441 / 15 November 2019

Fakta di Balik Mendengkur Saat Tidur

Jumat 29 Mar 2019 16:12 WIB

Rep: Fakhtar Khairon Lubis/ Red: Sadly Rachman

Mendengkur saat tidur (ilustrasi)

Foto: Republika
EMBED
Dengkuran yang permanen dan keras termasuk gejala obstructive sleep apnea.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Orang kerap menganggap mendengkur merupakan bagian dari tidur nyenyak. Faktanya, mengorok justru pertanda buruk. Menurut dr Andreas Prasadja RPSGT, dengkuran yang permanen dan keras termasuk gejala obstructive sleep apnea (OSA).

OSA juga ditandai dengan rasa tersedak atau napas tersengal saat tidur, kelelahan berlebihan, dan konsentrasi yang buruk di siang hari.

 

 

Video Created | Fakhtar Khairon Lubis

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA