Wednesday, 16 Rabiul Awwal 1441 / 13 November 2019

Wednesday, 16 Rabiul Awwal 1441 / 13 November 2019

'Curhat' Warga Petobo

Rabu 31 Oct 2018 06:15 WIB

Rep: Achmad Syalaby Ichsan/ Red: Sadly Rachman

Kawasan Petobo, Sigi, Sulawesi Tengah

Foto: Republika TV/Fakhtar Khairon Lubis
EMBED
Kampung Petobo kini berupa gundukan-gundukan lumpur yang sudah mengeras.

REPUBLIKA.CO.ID, PETOBO -- Ratusan penyintas bencana likuefaksi tinggal di hunian sementara (Huntara) Kelurahan Petobo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Mereka harus mengungsi setelah kampungnya tertelan lumpur akibat bencana likuefaksi pada akhir September lalu.

Kampung Petobo kini berupa gundukan-gundukan lumpur yang sudah mengeras. Terlihat bekas beberapa rumah yang sudah hancur. Kebanyakan tenggelam di dalam lumpur.

Salah satu warga Petobo, Maryana (41 tahun) mengaku rumahnya sudah bergeser ribuan meter dari tempat semula. Seperti kebanyakan warga Petobo lain, rumah Maryana kini hilang ditelan bumi.

Setelah membuatkan huntara bagi para korban bencana, pemerintah akan merelokasi mereka ke daerah lain.

Menanggapi ini, Maryana bersama beberapa warga meminta agar relokasi tidak dilakukan jauh dari tempat semula. Terlebih, dia mengaku tinggal di Petobo sudah turun temurun.

Maryana pun berterimakasih kepada pembangunan huntara sehingga dia bisa mengungsi. Namun, dia berharap kebutuhan air dan listrik bisa lebih maksimal.

Berikut video lengkapnya.

 

 

  • Videografer:
  • Achmad Syalaby Ichsan
  • Fakhtar Khairon
  • Video Editor:
  • Fian Firatmaja

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA