Tuesday, 7 Ramadhan 1439 / 22 May 2018

Tuesday, 7 Ramadhan 1439 / 22 May 2018

2.000 Mobil VW 'Kongkow' di Yogyakarta

Senin 20 November 2017 15:00 WIB

Rep: Wahyu Suryana/ Red: Sadly Rachman

Mobil VW jenis Combi di Jogjakarta Volkswagen Festival (JVWF) 2017, Yogyakarta

Foto: Republika/Wahyu Suryana
EMBED

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Jogjakarta Volkswagen Festival (JVWF) kembali digelar pada 17-19 November 2017 di Jogjakarta Expo Center (JEC). Perhelatan dua tahunan bertaraf internasional digagas Volkswagen Club Yogyakarta (JVY) ini konsisten memberikan apresiasi sekaligus penghargaan kepada pecinta VW seluruh dunia.

Ribuan mobil VW yang terparkir di hampir setiap sudut halaman luar JEC menjadi magnet tersendiri bagi setiap pasang mata yang melintas. Mulai dari VW kodok sampai combi sukses membuat leher tiap pengendara menengok untuk melihat.

Seperti membuka tutup saji saat berbuka puasa, rasa penasaran untuk melihat mobil-mobil antik tersebut seketika hilang saat memasuki JEC. Warna-warni VW seakan tidak habis dari pandangan ketika melintasi jalan mencari ruang parkir.

Memasuki ruang utama JEC, tajuk From Jogja to the World sudah terpampang di depan pintu masuk. Pengunjung di luar komunitas VW bisa memasuki ruang pameran utama dengan membeli tiket seharga 30 ribu rupiah.

Sesaat setelah melewati pintu masuk, kekaguman terpampang jelas di wajah setiap pengunjung yang datang. Ragam mobil-mobil Volkswagen tampak begitu menggoda untuk didatangi satu per satu.

Ketua Panitia JVWF 2017, Tjahjo Widjojono mengaku bersyukur semakin banyak dukungan mulai dari pemerintah, swasta sampai media partner mancanegara. Ia berharap, kegiatan otomotif di Indonesia, khsusnya VW, semakin dilihat dunia.

"Harapan kami, JVWF bisa membawa nama baik Yogyakarta, Indonesia, kita akan mempromosikan potensi-potensi yang ada lebih luas lagi karena banyak kreasi-kreasi teman-teman VW, teman-teman seni tari, lukis, musik, patung, kita bekerjasama mempromosikan Indonesia," kata Tjahjo kepada Republika.

Berikut video lengkapnya.

 

 

Videografer:

Wahyu Suryana

Video Editor:

Fian Firatmaja

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA