Sabtu, 11 Ramadhan 1439 / 26 Mei 2018

Sabtu, 11 Ramadhan 1439 / 26 Mei 2018

Dalem Joyokusuman akan Jadi Pusat Kebudayaan

Senin 22 Januari 2018 15:34 WIB

Rep: Andrian Saputra/ Red: Sadly Rachman

Dalem Joyokusuman merupakan salah satu bangunan tertua yang ada di Solo.

Foto: Republika/Andrian Saputra
EMBED
Mengelola aset negara menjadi pusat kebudayaan di Kota Solo.

REPUBLIKA.CO.ID, SOLO --- Dalem Joyokusuman merupakan salah satu bangunan tertua yang ada di Solo. Didalamnya terdapat sejumlah bangunan dengan gaya arsitektur jawa kuno yang mempunyai nilai sejarah. Bangunan ini berada di kelurahan Gajahan, Pasar Kliwon, Solo.
 
Dalem Joyokusuman dibangung sekitar tahun 1849. Mulanya bangunan ini merupakan kediaman putra raja Solo Pakubuwana ke-10 yakni Joyokusumo yang dikenal ahli hukum pada masanya. Namun rumah yang memiliki pekarangan seluas 11 ribu meter persegi itu kemudian dijual oleh ahli waris pada seorang saudagar batik yakni Malkan Sangidoe.
Bangunan tersebut kemudian berpindah tangan dan dimiliki mantan kepala Bulog, Widjanarko Puspoyo pada 2004.

Namun pemilik terakhir bangunan itu terlibat kasus korupsi sehingga Dalem Joyokusuman pun disita Kejaksaan Agung. Dalem Joyokusuman kemudian diserahkan kepada Pemkot Solo untuk mengelola aset milik negara tersebut. Rencananya Pemerintah Kota Solo akan menjadikan Dalem Joyokusuman sebagai pusat kebudayaan di Kota Solo.

Restorasi Dalem Joyikusuman ditargetkan selesai pada 2019 mendatang.
Selain terdapat pendopo, dalem joyokusuman juga mempunyai spot-spot yang asyik untuk berswafoto. Terdapat gajebo-gajebo dan ruangan-ruangan bernuansa klasik. Selain itu, di dalem Joyokusuman juga terdapat sebuah ruangan berisi beberapa miniatur bangunan-bangunan berarsitektur klasik di Kota Solo.

Berikut video lengkapnya.

 

 

  • Videografer:
  • Andrian Saputra
  • Video Editor:
  • Fian Firatmaja

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA