Saturday, 3 Jumadil Awwal 1439 / 20 January 2018

Saturday, 3 Jumadil Awwal 1439 / 20 January 2018

Keluarga Aktivis Korban Pembantaian 1965 Gelar Tabur Bunga

Senin 23 October 2017 07:27 WIB

Rep: Andrian Saputra/ Red: Sadly Rachman

Keluarga aktivis korban pembantaian PKI menggelar upacara tabur bunga di monumen perisai Pancasila, Pucang Sawit Solo pada Ahad (22/10).

Foto: Republika/Andrian Saputra

REPUBLIKA.CO.ID, SOLO --- Keluarga aktivis korban pembantaian PKI menggelar upacara tabur bunga di monumen perisai Pancasila, Pucang Sawit Solo pada Ahad (22/10) sore. Kegiatan tersebut untuk mengenang peristiwa berdarah yang terjadi di Solo pada 22 Oktober 1965. 

Disela-sela acara, masing-masing keluarga korban dan saksi sejarah berbagi kisah tentang peristiwa pembantaian di Kedung Kopi. Mereka juga memanjatkan doa bersama untuk 23 aktivis Solo yang menjadi korban kekejaman PKI kala itu. 

Kedung Kopi merupakan salah satu lokasi pembantaian aktivis oleh PKI. Sebanyak 13 aktivis yang kebanyakan merupakan warga kampung Sewu dibunuh dengan sadis di tempat tersebut.  Selain di kedung kopi, pembunuhan aktivis anti PKI juga terjadi di bundaran Gladak dan Purwoloyo. 

Berikut video lengkapnya.

 

 

Videografer:
Andrian Saputra

Video Editor:
Wisnu Aji Prasetiyo



Dapatkan Update Berita Republika Setiap Minggunya

BERITA LAINNYA